Kamis, 04 Oktober 2012

Menopause



  Definisi
Menopause merupakan waktu dari kehidupan seorang wanita saat masa haidnya berakhir. Sebagian besar terjadi pada wanita umur 50 dan 55 tahun dan rata-rata pada umur 51 tahun (Hacker and Moore, 2001).
b.      Perubahan yang terjadi menjelang menopause
Menurut Kasdu (2002) akibat dari perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita. Beberapa keluhan yang terjadi antara lain:
1)   Hot flushes (perasaan panas)
Rasa panas yang luar biasa pada wajah dan tubuh bagian atas (seperti leher dan dada) dan dengan perabaan tangan akan terasa adanya peningkatan suhu pada daerah tersebut. Gejolak panas terjadi karena jaringan-jaringan yang sensitif atau yang bergantung pada estrogen akan terpengaruh sewaktu kadar estrogen menurun. Pancaran panas akibat dari pengaruh hormon pada bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengatur temperatur tubuh.
2)   Keringat berlebihan
Pancaran panas pada tubuh akibat pengaruh hormon akan mengakibatkan suhu udara yang meningkat dari biasanya sehingga menyebabkan wanita mengalami keringat yang berlebihan
3)   Vagina kering
Seiring dengan bertambahnya usia wanita, jaringan-jaringan vagina menjadi lebih tipis dan berkurang kelembapannya yang disebabkan kadar estrogen yang menurun. Perubahan pada organ reproduksi dan penurunan hormon estrogen menyebabkan keringnya vagina sehingga sakit pada saat berhubungan intim
4)   Tidak dapat menahan air seni
Air seni sering tidak dapat ditahan pada saat bersin atau batuk. Hal ini karena estrogen menurun sehingga salah satu dampaknya yaitu inkontinensia urin. Dinding serta lapisan otot polos uretra wanita mengandung banyak reseptor estrogen. Kekurangan estrogen menyebakan terjadinya gangguan penutupan uretra dan perubahn pola aliran urin menjadi abnormal sehingga mudah terjadi infeksi pada saluran kemih bagian bawah.
5)   Hilangnya jaringan penunjang
Rendahnya kadar estrogen dalam tubuh berpengaruh pada jaringan kolagen yang berfungsi sebagai jaringan penunjang dalam tubuh. Hilangnya kolagen menyebabkan kulit kering dan keriput, rambut terbelah-belah, rontok, gigi mudah goyang, dan gusi berdarah, sariawan, kuku rusak, serta timbulnya rasa sakit dan ngilu pada persendian
6)   Penambahan berat badan
Berhubungan dengan menurunnya estrogen dan gangguan pertukaran zat dasar metabolisme lemak. Bertambahnya usia, kulit menjadi lebih kendor sehingga mudah menjadi tempat simpanan lemak. Bahkan aktivitas tubuh juga berkurang sehingga menyebabkan gerak tubuh berkurang. Hal ini menyebabkan lemak semakin banyak tersimpan.
7)   Gangguan mata
Kurang dan hilangnya estrogen mempengaruhi produksi kelenjar air mata sehingga mata terasa kering dan gatal
8)   Nyeri tulang dan sendi
Tulang mengalami penurunan karena pengaruh dari perubahan organ lain. Nyeri otot merupakan keluhan yang biasa terjadi pada wanita menopause.
c.       Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian menopause
Menurut Kasdu (2002) menjelaskan bebrapa faktor yang mempengaruhi menopause pada wanita yaitu
(1)   Usia haid pertama kali (menarche), semakin muda seseorang mengalami haid pertama kali, semakin tua atau lama memasuki usia menopause
(2)   Faktor psikis, keadaan seorang wanita yang bekerja dan tidak menikah berpengaruh terhadap perkembangan psikis seorang wanita. Cenderung mengalami menopause lebih muda daripada wanita yang menikah dan tidak bekerja
(3)   Jumlah anak, semakin sering wanita melahirkan semakin tua atau lama wanita memasuki masa menopause
(4)   Usia melahirkan, semakin tua wanita melahirkan anak semakin tua memasuki usia menopause. Hal ini disebabkan karena kehamilan dan persalinan akan memperlambat sistem kerja organ reproduksi
(5)   Pemakaian kontrasepsi, khususnya kontrasepsi jenis hormonal. Hal ini dapt terjadi karena cara kerja kontrasepsi yang menekan fungsi indung telur sehingga tidak memproduksi sel telur
(6)   Merokok, akan lebih cepat memasuki masa menopause
Sosial ekonomi, khususnya pendidikan dan pekerjaan suami. Hal ini termasuk dukungan dan stressor yang ada sehingga dapat mempengaruhi masa menopause pada wanita.
Daftar Pustaka
Ganong, William F. (1999). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 17. Jakarta: EGC.
Hacker, N.F., Moore, J.G. 2001. Esensial Obstetri dan Ginekologi (alih bahasa oleh Edi Nugraha). Jakarta: Hipokrates.
Karapanou, O. dan Papadimitriou, A. 2010.  Determinants of Menarche. BioMed Central  8:115. http://www.rbej.com/content/8/1/115 diakses tanggal 27 Februari 2012 jam 20.20 WIB
Kartono, K. 2006. Psikologi Wanita Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa Jilid 1. Bandung: Mandar Maju.
Kasdu, D. 2002. Kiat Sehat dan Bahagia di Usia Menopause. Jakarta: Puspa Swara.
Lee, M.D., J.L. Yu, M.D., B.K. Byeon, M.D., J.H. Lee, K.H. Min, M.D., J.H. Park, M.D., S.H. 2011. A Study on the Menstruation of Korean Adolescent Girls in Seoul. Korean J Pediatr. 2011;54(5):201-206.
Manuaba, I.A.C, Manuaba, I.B.G.F., Manuaba, I.B.G. 2009. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Edisi 2. Jakarta: EGC.
Proverawati, A., Misaroh, S. 2009. Menarche Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medika.
Soetjiningsih. 2004. Buku Ajar Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: Sagung Seto.
Supariasa, B. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.
Wahyudi. (2002). Kesehatan Reproduksi Remaja. Youth Center PKBI: PKBI.
Wibisono, Priyo. 2008. Menarche dan Kecemasan Siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Propinsi Kalimantan Selatan. Tesis, UGM, Yogyakarta.
Widjanarko, Bambang. 2006. Dismenore: Tinjauan Terapi pada Dismenore Primer. Bagian Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan Fakultas Kedokteran/RS Unika Atma Jaya. Majalah Kedokteran. Damianus. Vol 5. No 1. Januari 2006.
http://www.gifs.net/Animation11/Jobs_and_People/Medical_Jobs/Girl_nurse.gif
http://th07.deviantart.net/fs49/150/i/2009/192/2/0/Happy_Nurse_Dance__animation__by_Princess_Peachie.png
http://www.picturesanimations.com/n/nursing/5.gif
http://www.zwani.com/graphics/thank_you/images/thanksfortheadd83.gif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar